Batu, Jatimlines.id – Ratusan anggota Pramuka Siaga dan Penggalang se – Kecamatan Bumiaji turun gunung. Mereka berkumpul di Lapangan Gondang, Desa Tulungrejo, Kec.Bumiaji, Kota Batu, Kamis 12 Agustus 2026 pagi, untuk adu prestasi.
Ajang ini adalah, Lomba Prestasi Penggalang dan Lomba Mewarnai Siaga, yang digelar Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Bumiaji. Kegiatan akan berlangsung 3 hari, 12-14 Agustus 2026.
Sebelum lomba dimulai, seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan. Semangat pramuka langsung terasa di lapangan.

Bukan Sekadar Lomba, Ini Tempa Mental
Ketua Kwartir Ranting Bumiaji, Kak Kusdiyo, S.Pd., menegaskan lomba ini punya tujuan jauh lebih besar dari sekadar cari juara.
Dalam laporannya, menyebut kegiatan ini sebagai wadah pertemuan, evaluasi, dan rekreasi edukatif bagi anggota Pramuka Siaga dan Penggalang se -Kecamatan Bumiaji.
Ada 3 sasaran utama yang ingin dicapai.
Pertama, untuk Siaga. Tujuannya, mengembangkan kecakapan, kreativitas, dan rasa percaya diri. Lewat lomba mewarnai, anak-anak dilatih fokus dan menuangkan ide.
Kedua, untuk Penggalang. Ini ujian sesungguhnya. Mereka diuji keterampilan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Di sinilah karakter ditempa.
Ketiga, mempererat persaudaraan. “Mempererat tali persaudaraan antar-Gugus Depan di wilayah Kecamatan Bumiaji,” tegasnya, sembari ramah.
Landasan Kuat, Target Jelas
Kegiatan ini tidak jalan sendiri. Panitia berpegang pada, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, serta Program Kerja Kwarran Bumiaji Tahun 2026.
Kak Kusdiyo dalam sambutannya menyapa para tamu: Ketua Kwarran, Kepala Sekolah selaku Ka Mabigus, para Pembina, Pendamping, hingga adik-adik peserta yang ia banggakan.

“Salam Pramuka!”
Ia bersyukur kegiatan bisa berjalan lancar. Karena menurutnya, di era digital seperti sekarang, anak-anak butuh ruang untuk bergerak, berpikir, dan bekerja sama secara nyata. Bukan hanya di depan layar.
Mencetak Generasi Tangguh dari Bumiaji
Lewat lomba ini, Kwarran Bumiaji ingin memastikan kader pramuka di wilayahnya tidak hanya pintar teori, tapi juga terampil praktik.
Dari melipat bendera, PBB, sandi, hingga kerja tim di pos-pos keterampilan. Semua diuji. Dari mewarnai dengan imajinasi, sampai presentasi hasil karya.
“Harapannya jelas: lahir generasi yang tangguh, disiplin, kreatif, dan punya jiwa kepemimpinan. Generasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” tandasnya
Karena pramuka bukan kegiatan ekstrakurikuler biasa. Pramuka adalah sekolah kehidupan. Dan dari Lapangan Gondang inilah, bibit-bibit pemimpin masa depan Bumiaji mulai ditempa.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan, Panitia Pelaksanaan Kemah Kwarran Bumiaji, Kak Prihatin Harianto, selaku ketua, di Lapangan Gondang, Desa Tulungrejo, Kota Batu, juga menyampaikan, total 412 peserta turun lapangan, peserta dibagi dua kategori besar.
“Untuk Pramuka Siaga, ada 52 peserta, yang akan adu kreativitas lewat, Lomba Mewarnai Gambar kategori Putra dan Putri. Sementara Pramuka Penggalang, jadi sorotan utama dengan 360 peserta. Mereka akan diuji lewat, Lomba Prestasi Keterampilan Pramuka,” ucapnya.
Materi lombanya berat. Ada PBB, Morse / Sandi, Semaphore, Pioneering / Tali Menali, hingga Penjelajahan / LKBB.

Junjung Sportivitas dan Dasa Darma
Prihatin Harianto, mengucapkan terima kasih kepada, Ketua Kwarran Bumiaji, Ka Mabigus, pembina, pendamping, dan instansi terkait, yang sudah mendukung kegiatan ini. Apresiasi juga ia sampaikan untuk panitia dan dewan juri yang bekerja keras.
Kepada peserta, ia berpesan tegas:
“Selamat berlomba, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan prestasi terbaik kalian dengan semangat Dasa Darma dan Dwi Darma.”bebernya.
Pesan itu menjadi pengingat. Kemah ini bukan sekadar kompetisi. Ini tentang mental, disiplin, dan karakter.
“Karena dari sinilah kader-kader pramuka Bumiaji ditempa menjadi pribadi yang tangguh dan siap memimpin,” pungkasnya.
Penulis : Akasa Putra.
Editor : Akasa Putra.