BERITA

DETEKSI DINI DI SEKOLAH! Puskesmas Junrejo Gelar Screening Kesehatan Lengkap di SMP Diponegoro.

jatimlines1 Diterbitkan 15:35 3 menit membaca
Foto: Petugas kesehatan Puskesmas Junrejo, Kota Batu, saat melakukan pendataan murid.
Ukuran Teks:
SUB : KEPSEK SMP DIPONEGORO DUKUNG PENUH: Screening Kesehatan Murid Harus Tiap Semester.

    Batu, Jatimlines.id – Sehat bukan hanya soal tidak sakit. Sehat adalah bekal utama anak untuk belajar, berprestasi, dan bermimpi.

    Keyakinan itulah yang membuat, Puskesmas Junrejo, Kota Batu, tidak pernah lelah turun ke sekolah-sekolah.

    Terbaru, giliran SMP Diponegoro, Kec.Jurejo, Kota Batu, yang menjadi titik sapa. Ratusan siswa di sana menjalani, screening kesehatan, secara lengkap dan menyeluruh.

    Foto: Tampak gembira : Murid SMP Diponegoro, Kota Batu, saat menjalani pemeriksaan kesehatan dari petugas kesehatan Puskesmas Junrejo.

    Dari Mata Sampai Gula Darah, Semua Dicek, Kegiatan ini bukan seremonial.

    Tim dari Puskesmas Junrejo, memeriksa satu per satu siswa. Mulai dari hal paling dasar hingga yang sering terlewat.

    Yang diperiksa meliputi

    kesehatan mata, pengukuran berat dan tinggi badan, tensi, gula darah, fungsi pernafasan, kesehatan telinga, kesehatan gigi, hingga wawancara terkait habit atau kebiasaan sehari-hari.

    Tujuannya satu, menangkap masalah kesehatan sejak dini. Sebelum menjadi besar, sebelum mengganggu proses belajar.

    Guru dan Kepsek Turun Tangan

    Di tengah kesibukan mengajar, pihak sekolah tidak tinggal diam. Bu Fioria Adesi Romadhona, selaku Koordinator UKS di SMP Diponegoro, terlihat ikut memantau jalannya pemeriksaan.

    Ia memastikan murid – murid antre dengan tertib, tidak takut, dan data tercatat dengan baik.

    Dukungan paling kuat datang dari pimpinan.

    Bapak Kepala Sekolah, Achmad Damanhuri Saifudin, menegaskan dukungannya penuh terhadap program ini.

    Bagi beliau, memantau kesehatan siswa sama pentingnya dengan memantau nilai rapor.

    Foto: Dengan Senang hati : Baik murid, guru, maupun petugas kesehatan, Puskesmas Junrejo saat melakukan pemeriksaan dengan senang hati.

    “Sehingga kondisi kesehatan peserta didik dapat terpantau dengan baik,” tuturnya, Selasa, (1/9/2026).

    Harapan, Jangan Setahun Sekali.

    Screening ini diharapkan bukan hanya jadi kegiatan tahunan.

    Harapan besar disampaikan pihak sekolah, kegiatan serupa bisa dilaksanakan setiap satu semester. Alasannya sederhana. Enam bulan adalah waktu yang pas untuk melihat perubahan.

    Apakah berat badan naik. Apakah penglihatan menurun. Apakah ada kebiasaan baru yang tidak sehat.

    “Semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap satu semester, sehingga kondisi kesehatan mereka lebih terpantau,” harap Kepala SMP Diponegoro, ini sembari ramah.

    Foto: Pose tegak murid saat diperiksa tinggi badan oleh petugas kesehatan.

    Investasi Termurah Adalah Pencegahan.

    Puskesmas Junrejo paham. Mengobati lebih mahal daripada mencegah.Dengan datang ke sekolah, mendata, memeriksa, dan mencatat, maka masalah kesehatan bisa dipotong sejak akarnya.

    Karena murid yang sehat matanya, akan jelas melihat papan tulis. Murid dengan gizi terpantau, akan kuat mengikuti pelajaran. Murid dengan napas sehat, akan semangat berolahraga.

    “Dan sekolah yang peduli kesehatan siswanya, adalah sekolah yang benar – benar mendidik untuk masa depan,” pungkasnya.

    Penulis : Akasa Putra.

    Editor : Akasa Putra.

    Tinggalkan komentar