Sampang, Jatimline.id – Upaya Percepatan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Kabupaten Sampang terus digencarkan. Buktinya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi rumah warga di Dusun Sorak, Desa Beringin, Kecamatan Tambelangan, Minggu (12/7/2026) sore.
Orang nomor satu di Sampang yang akrab disapa Aba Idi ini, datang bersama Forkopimcam Tambelangan. Hadir mendampingi Camat H. Ach. Fariji, Kapolsek AKP Medhy Ari Bestakona, Danramil Lettu Inf Ali Murdani, serta sejumlah kepala OPD.
Setibanya di lokasi, Aba Idi bersama rombongan menelusuri rumah milik Ba Lima dan warga lain yang kondisinya memprihatinkan. Sebagian besar, bangunan sudah rusak dan tidak layak untuk ditempati.
Dalam pertemuan dengan warga, Aba Idi menyampaikan Pemkab Sampang hadir untuk memberi solusi. Ia memastikan ada tujuh rumah di Dusun Sorak yang sudah terdata sebagai calon penerima bantuan rehab.
“Pemerintah tidak boleh abai terhadap rakyatnya. Tujuh rumah di sini sudah kami masukkan dalam program. Target kami warga bisa punya rumah yang aman, layak, dan nyaman untuk ditempati,” kata Aba Idi.
Selain mengecek fisik bangunan, Bupati juga ngobrol langsung dengan penghuni rumah. Tujuannya untuk mendengar keluhan dan kebutuhan mendesak dari warga.
Camat Tambelangan H. Ach. Fariji pada kesempatan itu menyatakan siap mengawal proses bantuan dari awal sampai selesai.
“Kami bersama desa dan instansi terkait akan percepat administrasinya. Semoga secepatnya bantuan ini bisa cair sehingga warga Dusun Sorak segera merasakan manfaatnya,” kata Fariji.
Kehadiran Bupati disambut antusias dan rasa syukur warga. Salah satu warga mengaku terharu karena keluhan mereka didengar langsung.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati ang sudah datang ke sini. Semoga rumah kami segera diperbaiki agar bisa ditempati dengan tenang,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret Pemkab Sampang untuk menekan angka RTLH dan memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Penulis : Wahid Ismail
Editor : Akasa Putra





