BERITA

Belajar Lebih Interaktif! SDN Gunungsari 03 Batu Terapkan GELINUCH dengan Pemanfaatan Chromebook

jatimlines1 · · Diperbarui 17:28 · 4 menit membaca
Ukuran Teks:

SUB; GELINUCH, Inovasi Sri Dhahatin S.Pd Tingkatkan Literasi, Numerasi, dan Pembelajaran Digital di SDN Gunungsari 03 Kota Batu

Batu, Jatimlines.id – Transformasi pendidikan di era digital terus dilakukan oleh SDN Gunungsari 03 Kota Batu, melalui sebuah inovasi pembelajaran bertajuk Gerakan Literasi dan Numerasi Bersama Chromebook (GELINUCH).

Program yang digagas oleh Kepala SDN Gunungsari 03 Kota Batu, Sri Dhahatin S.Pd ini, menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah.

Berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan abad ke-21, GELINUCH mengintegrasikan kegiatan literasi, numerasi, dan penggunaan Chromebook dalam aktivitas belajar sehari-hari.

Inovasi ini tidak hanya menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif, tetapi juga membangun budaya belajar yang kreatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.

Menurut Sri Dhahatin S.Pd, peserta didik saat ini memerlukan pengalaman belajar yang mampu mengembangkan keterampilan dasar sekaligus membekali mereka dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijaksana.

“GELINUCH kami hadirkan sebagai upaya membangun generasi yang gemar membaca, terampil berhitung, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar yang efektif. Pembelajaran harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan penguatan kompetensi dasar peserta didik,” tuturnya, Kamis (16/7/2026).

Melalui GELINUCH, dia jelaskan, sekolah memiliki tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan kemampuan literasi peserta didik sehingga seluruh siswa mampu membaca, memahami, menganalisis, dan mengolah informasi dengan baik.

Foto: Kepala SDN Gunungsari 03, Kota Batu, Sri Dhahatin S.Pd

Kedua, meningkatkan kemampuan numerasi agar semakin banyak peserta didik mencapai kompetensi minimum serta mampu menerapkan konsep berhitung dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, meningkatkan pemanfaatan teknologi melalui penggunaan Chromebook agar seluruh peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang inovatif, menarik, dan berbasis digital.

“Penerapan inovasi ini memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh warga sekolah. Peserta didik menjadi lebih antusias mengikuti pembelajaran karena materi disajikan melalui berbagai media digital interaktif,” jelasnya.

Aktivitas membaca tidak lagi terbatas pada buku cetak, melainkan diperkaya dengan sumber belajar digital yang lebih variatif. Sementara itu, pembelajaran numerasi menjadi lebih mudah dipahami melalui latihan-latihan interaktif yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah secara sistematis.

Kendati demikian, tidak hanya peserta didik, yang merasakan manfaatnya, para guru juga semakin terdorong untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik masa kini.

Chromebook menjadi sarana yang mendukung guru dalam menyajikan materi pembelajaran secara lebih menarik sehingga proses belajar berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.

“Implementasi GELINUCH, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kemampuan literasi siswa meningkat dari 88,24 persen pada tahun 2024 menjadi 93 persen pada tahun 2025, atau mengalami peningkatan sebesar 4,76 persen. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa peserta didik semakin aktif membaca, memahami informasi, berdiskusi, serta memanfaatkan media digital sebagai bagian dari proses belajar,” ucapnya sembari ramah.

Foto: Kepala SDN Gunungsari 03, Sri Dhahatin S.Pd, bersama siswa prestasi.

Pada aspek numerasi, perkembangan juga terlihat sangat signifikan. Jika sebelumnya capaian numerasi siswa berada pada angka 76,47 persen, setelah program GELINUCH diterapkan sekitar 90 persen peserta didik mampu memahami konsep numerasi dengan lebih baik. Mereka semakin terampil dalam berhitung, menyelesaikan persoalan matematika, serta menerapkan konsep numerasi dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

“Keberhasilan program ini, juga tercermin dari meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Sebelum GELINUCH dilaksanakan, sekitar 50 persen peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar berbasis digital secara optimal. Kini, sekitar 80 persen siswa menyatakan lebih mudah menggunakan Chromebook sebagai media belajar literasi dan numerasi. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya motivasi belajar sekaligus menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, interaktif, dan kolaboratif,” paparnya.

Bagi Sri Dhahatin, keberhasilan GELINUCH tidak hanya diukur dari meningkatnya capaian akademik peserta didik, tetapi juga dari tumbuhnya budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui inovasi ini, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang kuat, berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

“Inovasi Gerakan Literasi dan Numerasi Bersama Chromebook (GELINUCH), menjadi bukti bahwa transformasi pendidikan dapat dimulai dari lingkungan sekolah melalui kepemimpinan yang visioner, kolaborasi seluruh warga sekolah, dan pemanfaatan teknologi secara optimal. Dengan semangat “Belajar Lebih Interaktif”, SDN Gunungsari 03 Kota Batu terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan berpusat pada peserta didik sebagai bekal menuju generasi Indonesia yang unggul,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan komentar