Dengan adanya PIP, diharapkan angka putus sekolah di Kota Batu bisa ditekan lebih rendah lagi. Karena sekolah sejatinya adalah hak, bukan beban.
Batu, Jatimlines.id – SD Negeri Sumberejo 01, Kecamatan Batu, Kota Batu mendapat kehormatan besar. Sekolah ini ditunjuk menjadi tuan rumah Penyerahan Surat Keputusan (SK), Penerima Program Indonesia Pintar (PIP), untuk wilayah Kota Batu, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Ahmad Basyarah, S.H., M.H. Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak boleh abai pada akses pendidikan anak.
100 Siswa Dapat Napas Baru
Dalam penyerahan itu, total “kurang lebih 100 murid” dari dua sekolah di Kota Batu menerima SK PIP. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Acara berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para orang tua tampak lega, karena bantuan ini meringankan beban SPP, pembelian buku, seragam, hingga transportasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. H. Ahmad Basyarah, S.H., M.H. atas kesediaannya hadir secara langsung untuk menyerahkan SK PIP. Kehadiran beliau memberikan motivasi dan semangat bagi peserta didik serta orang tua, agar terus mendukung keberlangsungan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik,”ujar Kepala SD Negeri Sumberejo 01, Puji Maliki, S.Pd.I., M.Pd.
Tujuannya satu: memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena masalah ekonomi.

Berdasarkan data Kemendikdasmen, di Jawa Timur sendiri, alokasi PIP 2026 menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa jenjang SD hingga SMA/SMK. Di Kota Batu, jumlah penerima terus dievaluasi agar tepat sasaran.
“Besar harapan kami agar Program Indonesia Pintar ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak peserta didik yang membutuhkan. Program ini harus menjadi solusi untuk meringankan beban biaya pendidikan, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-citanya,”tegas Puji Maliki.
Dukungan Penuh Wakil Rakyat
Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Syaifudin Zuhri, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu. Hadir pula, Kepala Desa Sumberejo, Riyanto, dan Komite SD Negeri Sumberejo 01, yang diwakili oleh Umiati.
Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan sinergi antara pusat, daerah, dan masyarakat.
Dr. H. Ahmad Basyarah dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan adalah investasi paling dasar.
“Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Jika hari ini kita pastikan mereka sekolah, maka 10-20 tahun ke depan kita akan menuai pemimpin, guru, dan pekerja yang berkualitas,”ujarnya.

Sekolah sebagai Rumah Harapan
Bagi SD Negeri Sumberejo 01, menjadi tuan rumah bukan sekadar seremonial. Ini adalah bukti bahwa sekolah negeri ditingkat akar rumput bisa menjadi pusat pelayanan publik.
“Semoga sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa,” pungkas Puji Maliki, sembari tersenyum ramah.
Penulis : Akasa Putra.
Editor : Akasa Putra.