BERITA

Pahlawan di Balik Sapu! Rudi Eko Prasetyo, Asli Klerek yang Jaga Wajah Wisata Kota Batu Hingga Larut Malam

jatimlines1 Diperbarui 10:11 2 menit membaca
Ukuran Teks:

Batu, Jatimlines.id – Saat Anda pulang dari karnaval, Kota Batu dengan tangan bersih dan jalanan rapi, ada satu nama yang mungkin tidak Anda kenal.

Namanya “Rudi Eko Prasetyo”.

    Warga, Pedukuhan Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. Kota Batu. Pekerjaannya sederhana, Koordinator Penyapu Jalan Kota Batu.Tapi tugasnya tidak pernah sederhana.

    Foto: Rudi Eko Prasetyo, saat bertemu Wali Kota Batu, Nurochman, dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, tampak humanis.

    Tugas Dimulai Saat Orang Pulang

    Kota Batu ramai kalau ada event. Karnaval, lomba, festival. Tapi bagi Rudi, keramaian itu artinya satu hal: “sampah”

    Begitu panggung selesai, begitu penonton bubar, tugas Rudi Eko Prasetyo, baru dimulai. Bersama timnya, ia menyisir setiap sudut jalan.

    Botol plastik, kertas, sisa jajanan.

    Semua harus hilang. “Tidak kenal lelah dan putus asa,” begitu orang-orang mengenalnya.

    Bahkan sampai larut pagi. Mata mengantuk, badan pegal. Tapi sapu di tangan Rudi Eko Prasetyo tidak berhenti sebelum jalanan kembali bersih, indah, dan berseri.

    Menjaga Nama Besar “Kota Wisata” Batu punya jargon Kota Wisata. Jargon itu bukan sekadar slogan. Ada orang di belakangnya yang menjaganya dengan keringat.

    “Dengan jargon Batu sebagai kota wisata, maka Rudi Eko Prasetyo, tetap menjaga nama besar Kota Batu di mata wisatawan,” begitu warga sekitar menuturkan, Sabtu, (22/8/2026).

    Bayangkan. Wisatawan datang pagi-pagi, melihat jalanan bersih. Mereka tidak tahu, 3 jam sebelumnya di titik yang sama masih berserakan sampah. Itu kerja Rudi Eko Prasetyo dan kawan-kawan.

    Putra Daerah yang Gayeng

    Rudi bukan pejabat. Ia tidak duduk di kantor ber-AC. Tapi ketika bertemu, Wali Kota Batu, Nurochman, dan Wakil Wali Kota, Heli Suyanto, di sebuah acara, suasana langsung cair.

    Tampak gayeng dan akrab. Sama-sama putra daerah. Sama-sama punya cinta untuk Batu.

    Mereka mungkin tidak bertemu setiap hari. Tapi ketika bertemu, obrolannya satu, bagaimana memajukan Kota Batu.

    “Mereka memajukan Kota Batu, melalui tugas dan fungsinya masing-masing di pemerintah daerah,”ujar seorang warga yang menyaksikan.

    Wali Kota punya kebijakan. Wakil Wali Kota punya program. Rudi punya sapu. Dan ketiganya sama-sama penting.

    Kebersihan Adalah Wajah

    Di kota wisata, kebersihan bukan pilihan. Kebersihan adalah wajah. Dan wajah itu dijaga oleh orang-orang seperti Rudi Eko Prasetyo 54 th, dari Klerek.

    Tanpa sorotan kamera. Tanpa panggung.
    Hanya dengan ketelatenan, keuletan, dan sapu. Karena bagi Rudi Eko Prasetyo, Batu yang bersih adalah harga mati.

    Penulis : Akasa Putra.

    Editor : Akasa Putra.

    Tinggalkan komentar