Beranda / PEMERINTAHAN / Di Tengah Efisiensi Anggaran, Desa Bendowulung Mampu Dan Bisa Membangun Infrastruktur Jalan.

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Desa Bendowulung Mampu Dan Bisa Membangun Infrastruktur Jalan.

Blitar, Jatimlines.id – Disuasana ramainya efisiensi anggaran, namun Desa Bendowulung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ternyata masih bisa dan mampu membangun infrastruktur jalan aspal di tiga titik, diantaranya yaitu di Dusun Pangkru, Dusun Cepoko, dan di Krajan Bendowulung.

Dusun Pangkru memperbaiki jalan aspal sepanjang 200 meter dengan pagu anggaran sebesar 31.990.000 rupiah dan di dusun cepoko perbaikan jalan aspal sepanjang 170 meter dengan pagu anggaran 34.176.100 rupiah serta di Krajan Bendowulung perbaikan jalan aspal sepanjang 200 meter dengan pagu anggaran 27.108.000 rupiah.

Sugeng Zulianto S.E kepala Desa Bendowulung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, kepada wartawan Jatimlines.id mengatakan, Jalan yang kita perbaiki Iki merupakan jalan utama

Foto Sugeng Zulianto S.E, Kepala Desa Bendowulung Kecamatan Sanankulon

“Artinya, jalan ini kita perbaiki untuk memperlancar dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat Desa Bendowulung Kecamatan Sanankulon,” Kata Sugeng Zulianto, Senin (29/6/2006).

Lebih lanjut, Sugeng Zulianto SE menjelaskan, Jalan yang kita perbaiki ini semua di tiga titik ini dengan jumlah panjang 570 meter dengan jumlah total pagu anggaran 93.274.100 rupiah, ini merupakan program prioritas Desa dengan menggunakan anggaran Silva tahun 2025 yang belum sempat bisa cair karena kehabisan waktu.

“Di tahun 2026 ini anggarannya bisa cair, untuk itu langsung kita gunakan untuk membangun infrastruktur jalan aspal tersebut sesuai dengan yang kita program kan di tahun 2025,”Jelasnya.

Sugeng Zulianto SE, yang sekaligus juga seorang pengusaha telur ini menambahkan, kalau di tahun 2025 dan sebelumnya itu memang ada program nasional yang di sebut dengan istilah Irmak pada akhir tahun 2025.

“Akhirnya dengan adanya efisiensi anggara, Dana Desa program Irmak tidak bisa cair sampai sekarang, sehingga program prioritas nasional mulai akhir tahun 2025 sampai sekarang tidak bisa di laksanakan karena kena efisiensi anggaran Dana Desa sebesar 60 persen, “Imbuhnya.

Kami sebagai kepala Desa Bendowulung sangat berharap, kepada Pemerintah Pusat untuk hendaknya bisa dicairkan lagi kembali Dana Desa agar bisa melaksanakan pembangunan Desa baik itu program prioritas Desa maupun Program prioritas nasional.

“Sebab selama ini dengan adanya Dana Desa masyarakat Desa Bendowulung khususnya bisa merasakan manfaatnya. Masyarakat desa selama ini merasa manisnya pembangunan melalui Dana Desa, namun oleh pemerintah dihentikan begitu saja, sangat terasa sekali pahitnya,” Pungkasnya.

Penulis : M. Rosyid Muhaimin.

Editor : Akasa Putra.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *