BERITA

Wali Kota Batu Simak Pidato Kenegaraan Presiden di Paripurna Istimewa HUT ke-81 RI

jatimlines1 · · Diperbarui 15:12 · 3 menit membaca
Foto: Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batu, Jumat (14/8/2026).
Ukuran Teks:
Paripurna Istimewa DPRD Batu: Pemkot Tegaskan Komitmen Kawal Arah Kebijakan Nasional. Dari Batu untuk Indonesia: Nurochman Dengarkan Pidato Prabowo, Perkuat Sinergi Pembangunan.

Batu, Jatinlines.id – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Gedung DPRD Kota Batu, Jumat (14/8/2026) pagi.

    Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto dan jajaran Forkopimda hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa untuk mendengarkan langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto.

    Foto: Jajaran Forkopimda Kota Batu hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batu untuk menyimak pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

    Rapat dibuka Ketua DPRD Kota Batu. Tahun ini peringatan HUT ke-81 RI mengusung tema

    “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

    Tema itu jadi pengingat bahwa kemandirian bangsa, keadilan sosial, dan kesejahteraan merata masih jadi pekerjaan rumah bersama.

    Inti Pidato Presiden :

    Kerja Cepat untuk Rakyat. Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo memaparkan capaian pemerintah selama 21 bulan terakhir.

    Ia menyebut sudah menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk membenahi persoalan strategis, mulai dari pangan, energi, hingga birokrasi.

    Foto: Wali Kota Batu Nurochman bersama Forkopimda Kota Batu berdiri dengan sikap sempurna saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Presiden juga menegaskan arah kerja Kabinet Merah Putih ke depan dengan empat pedoman utama:

    • Menjalankan amanat UUD 1945 secara konsekuen
    • Menjaga kepentingan nasional dan kekayaan negara
    • Menyelesaikan kesulitan rakyat secepat mungkin
    • Menjadikan kepentingan rakyat dan generasi mendatang sebagai prioritas

    “Tugas dari rakyat adalah kehormatan. Kita akan bekerja habis-habisan untuk rakyat,” tegas Presiden.

    Capaian yang Disorot
    Di sektor pangan, pemerintah mengklaim Indonesia sudah swasembada 8 komoditas: beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Untuk meringankan beban petani, regulasi pupuk disederhanakan dan harga pupuk disebut turun sekitar 20 persen.

    Dari sisi ekonomi, realisasi investasi semester I 2026 mencapai Rp1.010 triliun. Angka itu membuka 1,4 juta lapangan kerja baru. Pertumbuhan ekonomi di periode yang sama tercatat 5,45 persen.

    Presiden juga menyinggung kelanjutan program prioritas nasional: Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, hilirisasi industri, hingga transformasi BUMN.

    Pesan kuncinya jelas: kekayaan nasional harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dan itu tidak bisa jalan sendiri, butuh kerja bersama seluruh elemen bangsa.

    Foto: Jajaran DPRD Kota Batu dan tamu undangan mengikuti jalannya Rapat Paripurna Istimewa dengan khidmat di Gedung DPRD Kota Batu.

    Komitmen Pemkot Batu
    Bagi Pemerintah Kota Batu, paripurna ini bukan sekadar seremoni. Ini jadi titik tolak menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan nasional.

    Wali Kota Nurochman, menegaskan Pemkot Batu akan memperkuat sinergi dengan DPRD dan Forkopimda agar tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” benar-benar terasa di tingkat kota.

    Mulai dari ketahanan pangan lokal, pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan, sampai penciptaan iklim investasi yang membuka lapangan kerja.

    Rapat ditutup dengan harapan yang sama: kemerdekaan ke-81 ini diisi dengan kerja nyata, bukan pidato saja.

    Penulis : Akasa Putra.

    Editor : Akasa Putra.

    Tinggalkan komentar