Internasionalisasi pendidikan tinggi tidak lagi sekadar diwujudkan melalui pertukaran mahasiswa atau kerja sama antarkampus. Lebih dari itu, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, dan penguatan kapasitas akademik menjadi fondasi penting bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Komitmen inilah yang terus diperkuat Universitas Brawijaya (UB) melalui penyelenggaraan Program Adjunct Professor.
Dalam program tersebut, UB menghadirkan Prof. Hung Che Wu dari Nanyang College Taiwan sebagai Adjunct Professor pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Kehadiran akademisi dengan Scopus h-index 40 ini menjadi bagian dari strategi Universitas Brawijaya untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas riset dan publikasi bereputasi global.
Prof. Hung Che Wu dikenal memiliki rekam jejak penelitian yang kuat di bidang pemasaran jasa (service marketing), hospitality, dan perilaku konsumen. Pengalaman akademiknya diharapkan dapat memperkaya wawasan sivitas akademika Universitas Brawijaya sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian lintas negara.
Kolaborasi tersebut sesungguhnya telah dimulai sebelum Program Adjunct Professor berlangsung. Bersama Dr. Raditha Hapsari dari FEB UB, Prof. Hung Che Wu berhasil menerbitkan penelitian bersama mengenai pemasaran jasa di Journal of Foodservice Business Research, salah satu jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.
Keberhasilan publikasi tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas. Melalui Program Adjunct Professor, kedua akademisi berkomitmen memperluas kolaborasi melalui penelitian bersama (joint research) dan publikasi internasional (joint publication) yang melibatkan dosen serta peneliti Universitas Brawijaya bersama mitra dari Taiwan.

Tidak hanya berfokus pada penelitian, Prof. Hung Che Wu juga berkontribusi dalam proses pembelajaran di Universitas Brawijaya. Selama menjalankan tugasnya sebagai Adjunct Professor, ia akan memberikan perkuliahan kepada mahasiswa program sarjana maupun pascasarjana, menyampaikan kuliah tamu mengenai perkembangan terkini di bidang pemasaran jasa, hospitality, dan perilaku konsumen, serta berdiskusi dengan kelompok-kelompok riset untuk memperkuat kapasitas penelitian dan publikasi internasional.
Kontribusi lainnya diwujudkan melalui keterlibatannya sebagai Guest Editor pada salah satu jurnal ilmiah Universitas Brawijaya. Peran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses editorial, memperluas jejaring penulis internasional, serta memperkuat reputasi jurnal-jurnal UB di tingkat global.
Menurut Dr. Raditha Hapsari, Program Adjunct Professor tidak hanya menghadirkan pakar internasional untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi penelitian, publikasi bersama, kegiatan pembelajaran, dan penguatan tata kelola jurnal ilmiah, program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi di Universitas Brawijaya,” ujarnya. Program Adjunct Professor menjadi salah satu langkah strategis Universitas Brawijaya dalam memperkuat internasionalisasi kampus. Melalui sinergi dengan akademisi internasional, UB tidak hanya memperluas jejaring riset global, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi ilmiah yang relevan dengan tantangan dunia, sekaligus memperkuat posisi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.
Penulis : Schaldy Maulidi Hidayat