Beranda / Seni / Brain Wash Rilis Lagu Baru “Pesta Babi”

Brain Wash Rilis Lagu Baru “Pesta Babi”

Batu, Jatimlines.id – Brain Wash, band punk rock yang dikenal dengan musik keras dan lirik kritis asal Kota Batu, kembali menunjukkan eksistensinya dengan merilis lagu baru berjudul “Pesta Babi (Penguasa Zalim)”.

Lagu ini direkam di FMS Music Creative Industry, yang menjadi tempat produksi mereka sekaligus wadah pengembangan komunitas musik underground.

Brain Wash bukan sekadar band punk biasa. Dengan perpaduan crust punk dan punk rock yang eksplosif, mereka berhasil menciptakan identitas musik dan sosial yang kuat.

Lirik-lirik satir yang mereka usung mengajak pendengar untuk berpikir kritis terhadap berbagai persoalan sosial seperti kekuasaan, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Melalui musiknya, Brain Wash menjadi suara perlawanan sekaligus simbol perjuangan melawan ketidakadilan.

Kurowo, vokalis sekaligus gitaris Brain Wash, mengungkapkan bahwa lagu “Pesta Babi (Penguasa Zalim)” terinspirasi dari film berjudul sama yang pernah ia tonton bersama beberapa mahasiswa.

“Setelah menyaksikan film tersebut, saya langsung menulis lirik dan menciptakan melodi yang dikombinasikan dengan orasi dalam lagu ini. Jadi, konsep lagu kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya,” ujarnya di hari ulang tahunnya, Sabtu (13/6/2026).

Proses rekaman lagu ini mereka percayakan sepenuhnya kepada FMS Music Creative Industry.

Kurowo menjelaskan, FMS merupakan ekosistem musik yang menawarkan fasilitas produksi lengkap serta dukungan event dalam satu tempat, yakni FMS Space.

“Kolaborasi, kreativitas, dan komunitas adalah pondasi kami untuk membangun masa depan industri musik yang berkelanjutan,” jelasnya.

Kentir, drummer Brain Wash, juga menambahkan bahwa kualitas alat musik dan perlengkapan rekaman di FMS sangat memadai.

“Alat musik di sini bagus-bagus dan lengkap. Ini membuat kami nyaman selama sesi latihan dan rekaman,” ujar pria yang juga dikenal sebagai kakek dengan satu cucu tersebut.

Sementara itu, Eeng, bassis Brain Wash, berharap lagu-lagu mereka bisa dinikmati lebih luas, tidak hanya oleh komunitas musik punk underground.

“Kami ingin lagu ini dapat dirasakan oleh banyak kalangan. Setelah rekaman rampung, kami akan menggelar gigs dengan mengundang komunitas punk maupun pecinta musik underground,” pungkas bapak satu anak ini.

Penulis : Eko Windarto

Editor : Akasa Putra.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *