BERITA

KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan Siapkan Generasi Beriman, Berakhlak Mulia, dan Kreatif Melalui Program Pendidikan 2026–2027

jatimlines1 · · Diperbarui 13:08 · 4 menit membaca
Ukuran Teks:

Kota Pasuruan, Jatimlines.id – KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan menggelar sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026–2027 kepada seluruh wali murid. Kegiatan yang dipimpin Kepala KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan, Khariri Daulah, S.Pd, ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini.

Dalam paparannya, Khariri Daulah menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga menjadi fondasi utama, sedangkan sekolah hadir sebagai mitra strategis dalam mengembangkan potensi anak secara optimal.

“Anak adalah amanah dari Allah SWT. Orang tua memiliki tanggung jawab utama dalam mendidiknya. Namun, tentu tidak semua pendidikan dapat diberikan di rumah. Karena itu, sekolah hadir sebagai mitra orang tua untuk bersama-sama mendidik putra-putri agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, cakap, kreatif, dan mandiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh program sekolah selama satu tahun telah disusun secara sistematis agar menjadi pedoman bersama bagi guru maupun orang tua. Dengan demikian, seluruh pihak dapat saling mengingatkan dan bekerja sama demi keberhasilan pendidikan anak.

Berbasis Nilai Keislaman

KB-TK ABA 6 mengusung visi mewujudkan insan pembelajar yang bertakwa, berakhlak mulia, cakap, kreatif, dan mandiri.

Foto: Melatih keimanan sejak dini, Suasana Manasik Haji Cilik KB-TK ABA 6.

Visi tersebut diwujudkan melalui sejumlah misi, di antaranya menanamkan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi utama pembentukan karakter, mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak sesuai usianya, membiasakan sikap peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta mengoptimalkan seluruh potensi kecerdasan anak.

Menurut Khariri, sekolah tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan berbagai jenis kecerdasan (multiple intelligences), seperti kecerdasan bahasa, sosial, interpersonal, intrapersonal, hingga kecerdasan terhadap lingkungan.

“Setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Tugas kita bukan fokus pada kekurangannya, tetapi menemukan potensi terbaiknya untuk dikembangkan. Itulah cara kita menghargai dan memuliakan anak,” katanya.

Foto: Belajar tentang sistem pencernaan sapi secara langsung untuk menambah wawasan dan rasa ingin tahu anak.

Membentuk Karakter Melalui Pembiasaan

Selain pembelajaran di kelas, KB-TK ABA 6 menanamkan pendidikan karakter melalui berbagai pembiasaan harian dan mingguan.

Anak-anak dibiasakan mengikuti apel pagi, membaca Asmaul Husna, hafalan surat pendek, infak Jumat, kegiatan kebersihan, hingga berbagai ekstrakurikuler seperti menggambar, mewarnai, tari, dan ukulele.

Program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat juga kembali diaktifkan. Program ini melatih anak untuk terbiasa bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

Foto: Pembelajaran tematik dengan metode circle time. Guru mendongeng sambil memperkenalkan tema “Tumbuhan dan Lingkungan”

Evaluasi sekolah menunjukkan program tersebut berhasil meningkatkan kedisiplinan, terutama dalam ketepatan waktu hadir di sekolah.

Kurikulum Tematik dan Projek Nyata

Sepanjang tahun ajaran 2026–2027, peserta didik akan mengikuti berbagai tema pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

Aku Ciptaan Allah

Aku Anak Muslim Indonesia

Syukur Amanah dari Allah

Tumbuhan dan Lingkungan

Air Karunia Allah

Aku Rajin Beribadah

Masjid Rumah Allah

Ramadan Bulan Mulia

Makanan Halal dan Thayyib

Hewan Ciptaan Allah

Tema-tema tersebut dipadukan dengan kegiatan proyek (project based learning), salah satunya pembuatan penyaring air sederhana sebagai bentuk edukasi menjaga kelestarian lingkungan dan menghemat penggunaan air.

Ragam Kegiatan Selama Satu Tahun

Program tahunan juga diisi berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, antara lain:

-Parenting bersama orang tua.

-Peringatan Hari Kemerdekaan RI.

-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

-Hari Batik Nasional.

-Kunjungan edukatif ke P3GI.

-Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

-Projek Air Karunia Allah.

-Transisi PAUD ke SD.

-Tarhib Ramadan.

-Bakti sosial dan berbagi takjil.

-Market Day.

-Simulasi Iduladha.

-Pentas akhir tahun bagi peserta didik Kelompok B.

Peran Orang Tua Sangat Menentukan

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya dukungan orang tua, mulai dari membiasakan anak hadir tepat waktu, menjaga kebersihan diri, membawa bekal sehat, hingga mendampingi pelaksanaan Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di rumah.

Foto: Penampilan tari anak-anak KB-TK ABA 6 pada kegiatan Puncak Kokurikuler. Melalui seni dan gerak, anak dilatih percaya diri, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi

Khariri menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai sekolah sendirian.

“Kami berharap kolaborasi antara sekolah dan orang tua terus terjalin dengan baik. Ketika rumah dan sekolah berjalan seiring, insyaallah anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, mandiri, serta siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” tutupnya.

Foto: Peserta didik KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan turut serta dalam Lomba Mewarnai & Tahfidz Al-Qur’an Tingkat TK se-Kota Pasuruan

Melalui berbagai program tersebut, KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam, berorientasi pada pembentukan karakter, serta mengembangkan seluruh potensi anak secara menyeluruh sebagai bekal menuju masa depan yang gemilang.

Penulis: Firnas Muttaqin.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan komentar