Beranda / PENDIDIKAN / Teknologi Filtrasi PM2.5 Berbasis Bagasse Terintegrasi IoT Bertenaga Surya Raih Emas OMI 2025

Teknologi Filtrasi PM2.5 Berbasis Bagasse Terintegrasi IoT Bertenaga Surya Raih Emas OMI 2025

Malang, Jatimlines.id – Inovasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MAN 2 Kota Malang melalui karya teknologi filtrasi udara berbasis bagasse yang terintegrasi Internet of Things (IoT) dan bertenaga surya.

Inovasi ini berhasil meraih Medali Emas dalam Olimpiade Madrasah Internasional (OMI) 2025 pada bidang riset dengan sub-tema Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Salah satu anggota tim, Dava Ardiansyah Ramadhan (XI B), menjelaskan bahwa alat yang mereka kembangkan berfungsi untuk menyaring partikel berbahaya di udara, khususnya PM2.5, yang dikenal sebagai salah satu komponen paling berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Alat ini kami rancang untuk memfiltrasi udara kotor, terutama partikel PM2.5. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya lingkungan sekolah MAN 2 Kota Malang,” tuturnya.

Dava juga mengungkapkan bahwa dalam proses penyusunan proposal hingga laporan penelitian, tim menghadapi kendala waktu yang cukup singkat. Meski demikian, mereka tetap berusaha menyelesaikan penelitian dengan maksimal.

Sementara itu, anggota tim lainnya, Adyaraka Gheysar Fawaz Ahmad (XI D), menyampaikan harapannya agar inovasi ini terus dikembangkan ke depannya.

“Semoga ke depan kami bisa terus meningkatkan dan menyempurnakan alat ini agar lebih mutakhir. Kami juga berharap penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik untuk terus berinovasi,” ucapnya.

Anggota tim lainnya, Brahmana Danendra Airlangga Hartoyo (XI G), turut memberikan pesan bagi siswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik selama proses kompetisi.

“Yang perlu dipersiapkan adalah keyakinan, keteguhan, serta kondisi fisik. Pola makan dan tidur harus dijaga karena proses mengikuti OMI cukup melelahkan. Selain itu, komunikasi tim juga sangat penting karena banyak kendala teknis yang harus dihadapi bersama,” jelasnya.

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 2 Kota Malang, tetapi juga menjadi langkah awal bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

Penulis : Schaldy Maulidi Hidayat

Editor : Akasa Putra.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *