Sampang — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Implementasi Riset (PKM IMRIS) di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang Madura. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari implementasi hasil riset melalui pelatihan manajemen produksi dan pengendalian risiko pada budidaya ikan lele.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Dr. Dona Wahyuning, S.P., M.P. sebagai ketua dan Nadofah, S.E., M.E. sebagai anggota. Melalui kegiatan ini, tim memberikan pemahaman kepada mitra mengenai pengelolaan budidaya ikan lele, khususnya terkait manajemen produksi dan berbagai risiko yang perlu diperhatikan selama proses budidaya.
Pengendalian risiko menjadi salah satu aspek penting dalam budidaya ikan lele. Keberhasilan budidaya tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan dan jumlah ikan yang dihasilkan, tetapi juga perlu memperhatikan kualitas ikan sebagai sumber pangan. Karena itu, berbagai faktor dalam proses pemeliharaan perlu diperhatikan secara menyeluruh, termasuk pengelolaan pakan dan pemenuhan kebutuhan nutrisi ikan.

Ketua tim pengabdian, Dr. Dona Wahyuning, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kualitas ikan yang dihasilkan dalam kegiatan budidaya salah satunya dipengaruhi oleh kandungan nutrisi pada pakan yang diberikan.
“Kualitas ikan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan dan jumlah hasil panen, tetapi juga perlu memperhatikan asupan nutrisi selama proses budidaya. Kandungan nutrisi pada pakan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan pertumbuhan dan kualitas ikan yang dihasilkan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pemahaman mengenai pakan dan nutrisi menjadi bagian penting dalam pengelolaan budidaya. Pemberian pakan perlu memperhatikan kebutuhan ikan sehingga pengelolaan budidaya dapat dilakukan secara lebih tepat dan risiko yang muncul selama proses pemeliharaan dapat diminimalkan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengidentifikasi dan mengendalikan berbagai risiko dalam budidaya ikan lele. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mitra dalam mengelola kegiatan budidaya secara lebih terencana sekaligus memperhatikan kualitas ikan yang dihasilkan.
Kegiatan PKM IMRIS ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang aplikatif bagi pengelola budidaya ikan lele di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang. Pemahaman mengenai pengendalian risiko, manajemen produksi, serta perhatian terhadap kualitas dan nutrisi ikan diharapkan dapat mendukung pengembangan budidaya ikan sebagai salah satu sumber pangan di lingkungan pesantren
Penulis : Dona Wahyuning, Nadofah