Beranda / POLITIK / Guntur Wahono Tekankan “Bagi Generasi Muda” Pembentukan Karakter Pancasila

Guntur Wahono Tekankan “Bagi Generasi Muda” Pembentukan Karakter Pancasila

Blitar, Jatimlines.id – tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan global yang kian kompleks, penguatan jati diri bangsa menjadi harga mati bagi generasi muda, Menyadari situasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan yang berfokus pada pembentukan karakter.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi Membangun Karakter Generasi Muda Anak Bangsa Dijiwai Nilai – Nilai Luhur Pancasila tersebut diselenggarakan di Hotel Grand Mansion 2 Blitar, Rabu (29/4/2026).

Selain Guntur Wahono ketua DPC PDIP yang juga anggota DPRD Jawa Timur, tampak hadir juga jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Blitar, kepala Kesbangpol Kabupaten Blitar, perwakilan pemuda, dan insan pers yang bertugas di Blitar Raya.

Dalam sambutannya Guntur Wahono menjelaskan, bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan kompas moral yang harus tertanam dalam sanubari setiap anak bangsa.

“Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Tanpa karakter yang kuat dan berlandaskan Pancasila, kita akan kehilangan jati diri. “Ungkapnya.

Guntur Wahono menegaskan, Sosialisasi ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di hati Bangsa Indonesia terutama generasi mudanya, untuk menghadapi hal tersebut, generasi muda harus berkarakter, bermentalitas yang tangguh, jujur, dan memiliki integritas tinggi dengan bermoral dan berkarakter Pancasila.

“Semua ini bertujuan agar generasi muda memiliki Wawasan Kebangsaan, Memupuk rasa cinta tanah air serta kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman,” jelasnya.

Guntur Wahono berharap, Generasi Muda agar bertransformasi menjadi “agent of change” (agen perubahan) yang mampu menyebarkan semangat nasionalisme di lingkungan terkecil mereka.

“Dengan langkah ini, diharapkan pemuda Blitar tumbuh menjadi pribadi yang kompeten secara intelektual namun tetap berakar kuat pada kepribadian bangsa demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat,” “pungkasnya.

Penulis : Rosyid Huhaimin.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *