Beranda / PENDIDIKAN / Hafiz 30 Juz Asal Surabaya Lolos “FK UNESA”

Hafiz 30 Juz Asal Surabaya Lolos “FK UNESA”

Kisah Inspiratif Nadin dari Keluarga Sederhana

Kabupaten Malang, Jatimlines.id – Prestasi membanggakan kembali datang dari Pondok Pesantren Ar Rohmah Putri, Kec. Dau, Kabupaten Malang. Nadindra Dian Huwaidah, santri kelas XII asal Surabaya, berhasil lolos ke program studi Kedokteran di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berasis Prestasi), Rabu, (22/04/2026).

Anak dari Bapak Mohamad Khozin ini merupakan sosok pelajar berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi dan kompetisi. Di lingkungan sekolah, Nadindra pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, menunjukkan kepemimpinan dan tanggung jawab yang kuat sejak dini.

Deretan prestasinya pun tidak main-main. Ia berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz, serta menorehkan berbagai capaian di tingkat kompetisi, di antaranya LKTIN BISTIC UMM, OSA UNAIR dengan raihan medali perunggu, HIFEST dengan medali perak dibidang IPA, hingga Olimpiade Kedokteran PUSKANAS yang juga mengantarkannya meraih medali perak.

Di balik segudang prestasi tersebut, Nadindra berasal dari keluarga sederhana. Ia adalah putri dari Mohamad Khozin dan Dwi Wahyuningsih, yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual sayur. Latar belakang ini justru menjadi motivasi besar baginya untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik.

“Motivasi terbesar saya adalah ingin memberikan syafaat, mahkota, dan membantu orang tua masuk surga,” tutur Nadindra.

Kesuksesan yang diraih tidak datang tanpa tantangan. Aktivitas padat di pesantren, mulai dari pembelajaran, organisasi, hingga hafalan Al-Qur’an, menuntutnya untuk memiliki manajemen waktu yang baik.

“Tantangan terbesar adalah mengatur waktu, karena di Ar Rohmah kegiatannya sangat banyak. Jadi kita harus benar-benar disiplin,” ucapnya, sembari tersenyum ramah.

Ketertarikan Nadindra pada dunia kedokteran dilandasi kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di Indonesia. Ia melihat masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan serta belum meratanya fasilitas kesehatan di berbagai daerah.

“Saya ingin berkontribusi agar masyarakat lebih sadar akan kesehatan,” tegas calon mahasiswa FK ini, penuh semangat.

Ke depan, Nadindra berharap dapat terus menjaga hafalan 30 juz Al-Qur’an sekaligus mempertahankan prestasi akademiknya selama menempuh pendidikan didunia kedokteran. Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk tidak takut mencoba.

“Selalu mencoba, jangan takut gagal. Yang penting kita sudah berusaha,” pesannya.

Kisah Nadindra Dian Huwaidah menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan niat yang kuat mampu mengantarkan seseorang meraih cita-cita, bahkan dari latar belakang sederhana sekalipun.

Wakil Kepala Urusan Studi Lanjut dan Kerja Sama Sekolah, Nanda Rizki Permadani saat diwawancarai oleh pihak jatimlines.id

Sementara itu, Wakil Kepala Urusan Studi Lanjut dan Kerja Sama Sekolah, Nanda Rizki Permadani, menjelaskan bahwa keberhasilan Nadindra tidak lepas dari sistem pembinaan yang terstruktur di Ar Rohmah. Menurutnya, pihak sekolah telah melakukan pemantauan sejak dini terhadap siswa-siswi yang berpotensi.

“Di Ar Rohmah, sejak kelas X, kami sudah memantau calon nominasi yang eligible untuk SNBP. Mereka terus kami dorong untuk berkembang lebih baik dan kami dampingi semaksimal mungkin,” tuturya.

Ia menambahkan, tren kelulusan siswa melalui jalur SNBP di Ar Rohmah menunjukkan peningkatan setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, setiap tahun jumlah peserta didik yang lolos SNBP terus meningkat. Harapannya, ke depan bisa terus bertambah,” pungkasnya.

Penulis : Schaldy Maulidi Hidayat.

Editor : Akasa Putra.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *