Beranda / PENDIDIKAN / Tak Sekadar Menulis, FEB UB Bongkar Strategi Tembus Jurnal Bereputasi.

Tak Sekadar Menulis, FEB UB Bongkar Strategi Tembus Jurnal Bereputasi.

Pengabdian FEB UB Fokus Publikasi Ilmiah, Dosen Dibekali Strategi Tembus Jurnal Internasional

Malang, Jatimlines.id – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penulisan meta – analisis dan strategi publikasi ilmiah, Senin 27 April 2026, di Gedung Utama Lantai 3 FEB UB.

Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Ananda Sabil Hussein, Ph.D, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan FEB UB. Acara turut dihadiri dosen FEB UB Ida Yulianti, S.E., MBA., Ph.D, Ketua Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) DPD Jawa Timur Dr. Agus Andi Subroto, S.Tp., M.M.

Dalam kegiatan tersebut, tim FEB UB turut mengundang 31 anggota AFEBSI Jawa Timur sebagai peserta utama untuk mengikuti pelatihan yang berfokus pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen.

Raditha Dwi Vata Hapsari, S.E., M.M., Ph.D Saat Memberikan Materi Tentang Strategi Publikasi pada Jurnal Bereputasi

Salah satu pemateri, Raditha Dwi Vata Hapsari, S.E., M.M., Ph.D, yang juga dosen di FEB UB, menjelaskan bahwa publikasi di jurnal bereputasi merupakan kewajiban bagi dosen, sehingga diperlukan strategi yang tepat agar artikel dapat diterima.

Menurutnya, tantangan utama dalam publikasi adalah kesesuaian topik dengan scope jurnal, kebaruan penelitian (novelty), serta kekuatan metodologi.

“Banyak artikel ditolak bukan karena tidak bagus, tetapi karena tidak sesuai dengan fokus jurnal atau belum menunjukkan kontribusi ilmiah yang jelas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memahami author guidelines, memilih jurnal yang tepat, serta memperhatikan proses revisi dari reviewer.

“Publikasi bukan hanya soal menulis, tetapi juga strategi. Mulai dari memilih jurnal hingga merespons reviewer dengan baik,” jelasnya.

Raditha berharap pelatihan ini dapat membantu dosen meningkatkan kualitas artikel sehingga mampu menembus jurnal bereputasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Dr. Rizka Zulfikar, S.Tp., M.M, Saat Foto Bersama “Bertha Grup” dengan Pose UB Melesat

Sementara itu, pemateri lainnya, Dr. Rizka Zulfikar, S.Tp., M.M, memaparkan materi terkait meta-analisis sebagai salah satu pendekatan dalam penulisan artikel ilmiah.

Ia menjelaskan bahwa meta-analisis memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena masih relatif jarang digunakan dibandingkan metode lain seperti bibliometrik dan systematic literature review (SLR).

“Meta-analisis merupakan pengembangan dari SLR yang menggabungkan hasil berbagai penelitian secara statistik untuk menghasilkan kesimpulan yang lebih kuat dan akurat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara bibliometrik, SLR, dan meta-analisis. Bibliometrik berfokus pada analisis kuantitatif publikasi, seperti jumlah artikel dan sitasi. SLR menekankan kajian literatur secara sistematis, sedangkan meta-analisis mengintegrasikan hasil penelitian secara statistik untuk memperoleh effect size yang lebih pasti.

“Tujuan meta analisis adalah meningkatkan kekuatan bukti atau disebut statistical power, mengidentifikasi perbedaan hasil penelitian, serta menghasilkan kesimpulan yang lebih dapat digeneralisasi,” tambahnya.

Rizka berharap materi yang disampaikan dapat meningkatkan produktivitas akademik peserta. Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan yang dinamis.

“Kita harus terus belajar, karena ilmu pengetahuan selalu berkembang dan menuntut kita untuk mengikuti hal-hal baru,” tegasnya.

Salah satu peserta, Danu Eko Pranoto, S.I.Kom., M.M, yang merupakan mahasiswa S3 di FEB UB, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.

“Materi meta-analisis sangat membantu, terutama bagi mahasiswa yang sedang menyusun artikel atau disertasi. Selain itu, strategi publikasi yang diberikan membuat kami lebih siap untuk mengirimkan artikel ke jurnal bereputasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, FEB UB berharap dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen, sekaligus memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Prof. Ananda Sabil Hussein, Ph.D (Tengah), Dr. Agus Andi Subroto, S.Tp., M.M. (Kiri), Ida Yulianti, S.E., MBA., Ph.D (Kanan).
Saat sesi tanya jawab berlangsung

Penulis : Schaldy Maulidi Hidayat.

Editor : Akasa Putra

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *